Sunday, March 22, 2009

Umur itu bertambah, atau berkurang ?

Assalamu'alaikum


Hari ini 28 tahun yang lalu kata ibu, saya dilahirkan ke dunia. Itu kata ibu saya lho ya karena saya juga ngga mungkin menyaksikan kelahiran saya sendiri. Jadi sudah selama ini ya saya hidup di dunia ? Waktu benar-benar terasa cepat ya, rasanya baru kemarin saya berumur 17 tahun hehe...

Satu hal yang sering saya perhatikan di tahun-tahun belakangan ini adalah tentang moment  pertambahan umur. Secara rumus matematika dasar, perubahan angka dari 27 ke 28 tentu saja adalah sebuah penambahan 27 ditambah dengan angka 1, maka jadilah 28. Tapi sekarang kok saya melihatnya terbalik ya ?.

Begini, kita semua tentu mahfum bahwa Allah telah menentukan umur kita semenjak kita dilahirkan. Yaitu takdir yang diberlakukan atas manusia pada awal penciptaannya ketika pembentukan air sperma (usia empat bulan). Takdir ini mencakup rizki, ajal, kebahagiaan, dan kesengsaraan. Hal ini didasarkan sabda Rasulullah saw. berikut ini.

“…Kemudian Allah mengutus malaikat yang diperintahkan untuk meniupkan ruhnya dan mencatat empat perkara: rizki, ajal, sengsara, atau bahagia….” [HR. Bukhari]

Nah seandainya Allah sudah mentakdirkan bahwa umur kita misalnya sampai 50 tahun saja, maka sebenarnya umur kita yang secara matematika bertambah itu malah jadi berkurang menurut hitungan Allah. Seandainya umur kita sekarang 25 tahun maka sisa hidup kita tinggal 25 tahun lagi. Begitu juga ketika kita berumur 26 tahun, maka sisa hidup kita tinggal 24 tahun lag dan akan begitu terus selamanya. Bertambah atau berkurangkah umur kita ? Nah lho....

Tapi Allah Maha Adil, rahasia umur seseorang hanyalah Allah saja yang punya sehingga kita ngga dibuat panik setiap kali berulang tahun, moment yang justru seringkali identik dengan perayaan. Tapi kadang dengan itu pulalah kita juga berpikir, "Hey i'm still young enough so why bother about end of life ?". Padahal bukankah akhir ajal kita bisa hadir kapan saja tanpa memandang umur dan kondisi fisik kita ?

Saya justru "nyaman" dengan perasaan ini, perasaan yang seringkali datang setiap saya berulang tahun. Yaitu perasaan semakin berkurangnya umur ini yang pada akhirnya mau tidak mau akan berimplikasi kepada cara pandang kita terhadap kehidupan yang fana ini. Apakah ini sebuah cara pandang pesimistis ? Jelas tidak karena bagi saya justru cara pandang seperti ini akan lebih memotivasi seseorang untuk berbuat lebih baik kepada Tuhannya dari berbagai sisi kehidupan.

Itu sebabnya kalau ngga memberatkan, di setiap hari lahir saya, saya selalu minta didoakan agar sisa umur yang saya jalani ini bisa berkualitas, bermanfaat bagi orang banyak dan tentunya bernilai ibadah dihadapan Allah Rabbul 'Izzati.

Terima kasih juga buat semua yang telah mendoakan saya dengan doa-doa yang baik, insya Allah doanya orang yang sholeh dan sholeha akan lebih mudah dikabulkan :). Semoga kita semua diberikan umur yang berkualitas dan punya nilai ibadah di hadapan-Nya. Amin Ya Rabbal 'Alamin.


Wassalamu'alaikum

8 comments:

  1. Kalo angkanya, bertambah, tapi sisa hidup di dunianya berkurang...
    Sekali lagi, met ultah, pak. Moga tambah sukses. Amien...

    ReplyDelete
  2. yah berkurang donk pak:)met ulang tahun smoga di panjangkan umur serta di murahkan rezeki aamiin:)

    ReplyDelete
  3. Umur dalam angka, disebut usia, sebagai milestone perjalanan hidup seseorang, tentu saja bertambah. Namun umur (asal katanya berarti urusan) jelas semakin berkurang. Semakin lama kita hidup di dunia, urusan kita semakin sedikit. Ketika seseorang meninggal dunia, urusannya di dunia telah selesai.

    Met milad, semoga sisa urusannya semakin barokah. Semoga kita menyelesaikan urusan kita dengan khusnul khatimah. :)

    ReplyDelete
  4. Setuju...angka pengurang tiap tahun tetep satu ya...cmn jatah kita nya itu semua org ga tau...ada yang sampe 40,50...60..41...32......75...84...variatif....

    ReplyDelete
  5. lamanya hidup di dunia ini bertambah, mulai dari lahir sampe sekarang ini. anggap azza ini di balance bahagian kiri, mulaen dari kosong
    tapi.....
    berapa lama lagi kita hidup di dunia ini setiap detik berkurang yang asalnya penuh........lihat balance kita di kanan

    segalanya dalam balance, balance yang sebelah kiri dari kosong, selalu bertambah maka yang sebelah kanan dari penuh, selalu berkurang, berkurang sehingga bertemu di mana sama panjangnya.
    mati kita.


    ReplyDelete
  6. akaaaaaaaaaaaaang..
    kebabnya 28 biji ya??:d
    kan ultah..:D

    ReplyDelete
  7. Subhanallah, kalo sholat jum'at di sunda kelapa, sering denger doa
    "Jadikan sisa umur kami kesempatan buat menambah kebaikan dan kelak kematian kami jadi akhir dari segala keburukan".

    Met nambah eh berkurang umur akh Indra, smoga ridho, rahmat dan keberkahan Allah SWT slalu menyertai antum sekeluarga. :)

    ReplyDelete
  8. Selamat ulang tahun ndra..wishing you all the best in every single day :)

    ReplyDelete