Saturday, October 28, 2006

Idul Fitri 1427 H, 24 Oktober 2006




Saya dan Nina, juga kami sekeluarga mengucapkan Taqaballahu Minna Wa Minkum. Semoga amal ibadah puasa kita selama bulan Ramadhan kemarin diganjar oleh Allah dengan sebaik-baik ganjaran dan dosa-dosa kita dihapuskan. Amin !.

Saya pribadi, mohon maaf ya apabila selama berkutat di multiply ini mempunyai banyak kesalahan kepada temen-temen semua. Mudah-mudahan tali silahturahim yang telah terjalin dengan indah ini dapat terus dipertahankan. :)

Ingin cepat terkenal ? Hujatlah Islam !

Rating:★★★★★
Category:Other

Anda ingin cepat tenar dan dipuja Barat? Caranya gampang. Hujatlah Islam dan Anda akan mendapat berbagai pujian dan undangan, khususnya dari Negara-negara Barat!

Hidayatullah.com—Cara-cara seperti ini sudah dilakukan Irshad Manji, seorang warga Muslim asal Kanada yang kini tinggal di Belanda. Dia begitu tenar setelah gagasannya yang pernah disampaikan bahwa cendekiawan Barat seharusnya tidak takut lagi mengkritik Islam. Manji begitu tenar dan dipuja sebagai pahlawan di dunia Barat karena kritik agresif mereka terhadap Islam. Tetapi mereka dihujat di dunia Muslim.


Irsyad Manji adalah seorang aktivis yang juga penganut lesbianisme. Bagi pers asing, Manji dianggap ‘seorang provokator berjalan untuk Islam tradisional’. Tahun 2003 ia mempublikasikan bukunya "The Trouble with Islam Today", yang merupakan kritik tajam terhadap pelanggaran hak-hak perempuan dan kelompok minoritas agama lainnya atas nama Islam.


Tak urung, buku ini banyak mendapat pujian Barat. Tak cuma itu, sebuah stasiun televisi langsung menjadikannya sebagai pembawa acara talkshow televisi Kanada. Tentu saja membawakan acara seputar debat mengenai Islam.


‘Serangan-serangan’nya terhadap Islam, menjadikan dia dijululi Barat sebagai seorang Muslim modernis. Seperti halnya Hirsi Ali, Manji juga mendorong kaum cendekiawan Barat mengkritik Islam. Menurutnya kritik itu sangat dibutuhkan untuk membawa pembaharuan yang dibutuhkan. Di Barat filsafat multikultural, menurut Manji, sudah ditingkatkan menjadi pandangan ortodoks, yang seperti halnya aliran agama ortodoks lainnya, selalu mengintimidasi dan membungkam orang, sehingga tidak berani menyuarakan apa yang mereka pikirkan. Orang-orang Barat takut dicap rasialis jika mengkritik Islam.[ranesi/cha]



Tuesday, October 24, 2006

Sebuah awalan


Assalamu'alaikum

Alhamdulillah, proses akad nikah telah selesai dilaksanakan
dengan lancar kurang lebih sebulan yang lalu tanpa hambatan yang
berarti. Itu artinya berakhir sudah penantian saya dalam mencari teman hidup
untuk menemani hari-hari saya. Sampai hari ini semua masih terasa seperti mimpi.
Duduk di hadapan petugas KUA, ijab kabul, menandatangani buku nikah, etc....ah
rasanya tak terasa saya telah melewati fase itu semua dan sedang menuju fase
berikutnya yaitu membangun sebuah bangunan yang dinamakan rumah
tangga.

Pasangan hidup telah kudapat.
Seorang akhwat yang dengan ikhlas menutupi dirinya dengan hijab kemuliaan.
Seseorang yang mengerti bagaimana menghargai dan menjaga miliknya dan
menyimpannya hanya untuk suami tercinta, yaitu saya. Seorang wanita yang
mengerti posisinya sebagai istri dan dia telah membuktikannya. Seseorang yang
mungkin lebih tepat saya sebut sebagai bidadari yang terjatuh dari
surga.

Sampai ada saatnya saya berpikir apa
iya Allah tidak salah pilih memilih saya sebagai teman hidupnya. Seseorang yang
pernah mempunyai masa lalu kelam, dan sekarang kejatuhan bidadari surga ? The
angels up there must been looking one of their friend right now. Terima kasih ya
Allah...karena telah membiarkan dia terjatuh dari surga untuk jatuh dipelukanku.
Inilah sebuah awalan baru bagiku untuk terus berusaha menjadi hamba-Nya yang
istiqomah dan Allah telah memberikan teman sejati untuk menemani hari-hariku.
Doakan kami ya :)

Fa bi ayyi
aalaa-i rabbikumaa tukadzibaan........

Wassalamu'alaikum







Sunday, October 22, 2006

Pemerintah Umumkan 1 Syawal / Lebaran Hari Selasa

Hidayatullah.com--Sidang Isbat untuk menentukan jatuhnya Hari Raya Idul Fitri 1427 Hijriah yang dilakukan pemerintah hari Ahad (22/10) hari ini yang berlangsung di Departemen Agama memutuskan 1 Syawal .

Sidang yang dipimpin langsung oleh Menteri Agama Maftuh Basyuni sedang mendengarkan pengamatan hilal dari seluruh Indonesia. sejumlah anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan organisasi masyarakat serta para perwakilan kedutaan besar negara-negara Islam.

Dari hasil pemantauan hilal di berbagai daerah di Indonesia yang disampaikan oleh Ketua Hisab Rukyat Departemen Agama, Muzakir, mayoritas menyatakan belum melihat hilal yang merupakan pertanda bergantinya bulan dalam kalender Islam.

Dengan demikian, pemerintah menetapkan 1 Syawal jatuh hari Selasa. Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1427 Hijriah ditetapkan jatuh pada hari Selasa 24 Oktober 2006. Penetapan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Agama Maftuh Basyuni dalam sidang Isbat yang berlangsung di Departemen Agama, Ahad (22/10) malam tadi.

Keputusan itu diambil berdasarkan hasil pengamatan hilal dari 29 wilayah di Indonesia yang sebagian besar menyatakan hilal masih belum terlihat.

Kendati demikian, Maftuh menyatakan pihaknya menyadari bahwa ada kelompok masyarakat yang tidak menyetujui keputusan pemerintah tersebut. Iapun menghimbau agar seluruh rakyat menyingkapi perbedaan tersebut agar tidak menjurus pada perpecahan.

Sebelumnya, Muhammadiyah telah menyatakan 1 Syawal 1427 Hijriah jatuh pada hari Senin tanggal 23 Oktober 2006. Kendati demikian, ia menyatakan Muhammadiyah tetap akan menghargai keputusan pemerintah. Senada dengan Muhammadiyah, PWNU Jatim juga memutuskan berhari raya besok Senin. [cha, berbagai sumber]

Friday, October 13, 2006

Terima kasih Denmark !

Rating:★★★★★
Category:Other

Adian Husaini
Ketua Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia


Dalam bukunya, 'Muhammad, A Biography of the Prophet (1996), Karen Armstrong menggambarkan keresahannya, bahwa di Eropa belakangan ini, kebencian lama terhadap Islam mulai terus dibangkitkan. "Orang-orang Eropa mudah menyerang Islam, walaupun mereka hanya tahu sedikit tentang Islam," tulis Armstrong, mantan biarawati yang banyak menulis buku tentang Islam, Yahudi, dan Kristen.


Apa yang ditulis Armstrong tidak berlebihan. Eropa memiliki sejarah yang panjang dalam berhadapan dengan Islam. Dan belakangan, sebagian kalangan intelektual neo-orientalis Yahudi seperti Prof Bernard Lewis, membangkitkan kembali sejarah lama itu dengan paduan skenario benturan antar-peradaban (clash of civilizations) usai Perang Dingin. Begitu Perang Dingin usai, Lewis sudah memunculkan wacana clash of civilizations, dalam artikelnya berjudul 'The Roots of Muslim Rage' di Jurnal Atlantic Monthly edisi September 1990. Artikel ini muncul sebagai persiapan penentuan musuh baru bagi Eropa/Barat usai Perang Dingin.


Bernard Lewis menyebut peradaban Barat dengan sebutan Christian civilization, dengan unsur utama agama Kristen. Lewis membuka bukunya, Islam and the West, dengan ungkapan, bahwa lebih dari 1400 tahun Islam dan dunia Kristen telah hidup saling berdampingan, sebagai tetangga, sering sebagai rival, dan kadang-kadang sebagai musuh.


Tiga skenario
Wacana untuk membangkitkan kewaspadaan khusus orang-orang Barat terhadap Islam tampak jelas dalam bukunya 'The Crisis of Islam: Holy War and Unholy Terror (2004)'. Sebagai bagian dari skenario kelompok neo-konservatif --yang antara lain terdiri atas kelompok Kristen fundamentalis dan kelompok Yahudi sayap kanan-- upaya membangkitkan kebencian lama Barat terhadap Islam bisa memiliki sejumlah tujuan: (1) sebagai bagian dari upaya untuk menyatukan Eropa (juga masyarakat Barat) kembali sebagai satu kekuatan Kristen sebagaimana terjadi dalam Perang Salib yang dimulai tahun 1095, dan (2) upaya mengalihkan dukungan masyarakat Eropa terhadap perjuangan Palestina, (3) kepentingan dukungan politik dalam negeri negara tertentu.


Hingga kini, di kalangan Kristen fundamentalis, istilah crusade (perang suci) masih sering digunakan. Tokoh Kristen fundamentalis Amerika terkemuka, Billy Graham, misalnya, menggunakan istilah evangelistic crusade terhadap misi Kristen-nya yang disebarkan ke 185 negara di dunia. Presiden George Bush bukanlah sedang terselip lidahnya ketika mengucapkan crusade against terrorism, karena kata itu memang akrab dengan lingkungannya.


Peristiwa Perang Salib menunjukkan, bahwa Eropa belum pernah bersatu, kecuali saat menghadapi Islam. Pada tahun 1095 Paus Urbanus II berhasil menggalang kekuatan Kristen, melupakan perbedaan antara mereka, dan bersatu padu melawan kekuatan Islam. Dalam pidatonya, Paus menyatakan, bahwa bangsa Turki (Muslim) adalah bangsa terkutuk dan jauh dari Tuhan. Maka, Paus menyerukan, "Membunuh monster tak berTuhan seperti itu adalah suatu tindakan suci; adalah suatu kewajiban Kristiani untuk memusnahkan bangsa jahat itu dari wilayah kita."


Skenario pengalihan dukungan masyarakat Barat terhadap Palestina juga sangat masuk akal, mengingat semakin menguatnya simpati dunia terhadap Palestina. Citra Israel dalam Perang di Lebanon sangat babak belur. Israel dan Amerika gagal menempatkan Hizbullah dan Hamas sebagai musuh dunia, khususnya dunia Islam. Dengan membangkitkan sentimen lama tentang Islam di masyarakat Eropa, maka upaya pembentukan negara Palestina merdeka bisa digagalkan, setidaknya terus diundur.


Perlu dicatat bahwa sejarah benturan Eropa-Islam memang berlangsung sangat panjang. Itu fakta sejarah. Islam memang satu-satunya peradaban dan kekuatan yang pernah menaklukkan Barat. Hingga kini, di Eropa dan kalangan Kristen Barat pada umumnya, sejarah lama itu begitu mudah digunakan untuk menimbulkan kebencian atau sentimen anti-Islam.


Di Amerika, serangan Jepang terhadap Pearl Harbour tidak menimbulkan sentimen anti-Jepang. Meskipun begitu banyak warga keturunan Hispanik yang melakukan aksi terorisme, tetapi tidak muncul gelombang anti-Hispanik di Amerika. Tetapi, begitu dalam peristiwa WTC 11 September 2001 dimunculkan wajah-wajah Arab sebagai pelakunya, maka terjadi gelombang sentimen anti-Islam.


Karena begitu mudahnya sentimen anti-Islam dibangkitkan, maka para politisi di Barat juga tidak jarang menggunakan isu sentimen anti-Islam untuk meraih dukungan politik. Bukan hal yang sulit dibaca, bahwa dukungan rakyat AS terhadap George W Bush sangatlah kecil. Tetapi, setelah petistiwa 11 September itu, dukungan terhadap Bush melonjak tajam.


Terima kasih, Denmark!
Terulangnya kembali kasus pelecehan terhadap Nabi Muhammad saw di Denmark memang sangat keterlaluan. Dan ini terjadi tidak lama berselang setelah kasus ucapan Paus Benediktus XVI yang juga melecehkan Nabi Muhammad SAW. Bagi kaum Muslim, peristiwa ini tentu saja sangat menyakitkan. Kaum Muslim tidaklah sama dengan kaum Kristen liberal di Barat yang dengan mudahnya membiarkan saja pelecehan-pelecehan terhadap Tuhan mereka. Atas nama kebebasan (liberalisme) mereka membiarkan saja Jesus dilecehkan, misalnya melalui film The Last Temptation of Christ yang menggambarkan Jesus sebagai laki-laki porno.


The Times, edisi 28 Juli 1967, pernah mengutip ucapan Canon Hugh Montefiore, dalam konferensi tokoh-tokoh Gereja di Oxford tahun 1967, yang mempersoalan mengapa Jesus tidak menikah. Ada tiga kemungkinan untuk itu. Mungkin Jesus tidak mampu menikah, mungkin tidak ada perempuan, atau mungkin dia seorang homoseksual.


Semua `kekurangajaran' kepada Jesus itu biasa berlaku bagi mereka. Tetapi, Islam tidak sama dengan mereka. Nabi Muhammad SAW adalah manusia yang paling banyak disebut namanya di dunia ini. Selama 24 jam penuh, umat Islam di seluruh dunia tidak pernah berhenti menyebut namanya. Sepanjang zaman, kaum Muslimin siap mengorbankan nyawanya demi kehormatan Nabi yang mulia itu. Ibnu Taymiyah menulis satu kitab khusus tentang pelecehan terhadap Nabi, yaitu Ash-Sharimul Maslul `ala Syatimir Rasul (Pedang Yang Terhunus untuk Penghujat Sang Rasul).


Peristiwa pelecehan Nabi Muhammad saw di Denmark memang begitu menyakitkan hati kaum Muslim. Tetapi, di samping itu, kaum Muslim patut mengucapkan terima kasih kepada para penghujat itu, karena kasus ini sekaligus juga membuktikan kebenaran Alquran: "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu, orang-orang yang berada di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya menimbulkan kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya." (QS Ali Imran: 118). Terima kasih, Denmark!


Ikhtisar
- Kebencian Barat terhadap Islam sudah memiliki sejarah yang sangat panjang.
- Sentimen anti-Islam ini dimanfaatkan untuk menyatukan Eropa dan perdaban Barat.
- Pelecehan Nabi Muhammad SAW yang terjadi berulang di Denmark tentu menyakitkan Muslimin.
- Di sisi lain, pelecehan itu menjadi bukti kebenaran ayat Alquran.


(republika.co.id)

Thursday, October 12, 2006

Biar ngga ngantuk....

Rating:★★★★★
Category:Other
Berbohong Saja!
Bubba dan Clem menemukan tiga granat tangan dan
memutuskan untuk menyerahkannya ke kantor polisi. "Bagaimana jika
salah satu dari granat ini meledak sebelum kita sampai ke kantor polisi?"
tanya Clem. "Tenang saja," jawab Buba. "Kita berbohong saja pada polisi dengan mengatakan bahwa kita hanya menemukan dua buah."

Side A dan Side B
Seorang pasien RS Jiwa nyanyi sambil telentang,.. ..berhenti sebentar
lantas telungkup dan Nyanyi lagi.
Dokter tanya: "Kenapa begitu???"
Jawabnya: "Tadi Side A, sekarang Side B"
 
Ngga boleh ikut
Satu rombongan pengantar jenasah siap-siap berangkat ke kuburan. Tono yang baru berusia 5 tahun nekat pengen ikutan.

Tono : "Pak, tunggu dulu Pak, saya mau ikut...!!"
Tetangga : "Hei, kamu masih terlalu kecil, "gak boleh ikut nganter jenasah.. Sana di rumah aja, ya..."
Tono : "Huh... dasar pelit... Awas, ya, nanti kalo bapakku mati kamu gak boleh ikutan nganter...!"
 
Besok jangan ikut nonton
Seorang ayah memergoki anaknya yang sedang nonton film dewasa.
Ayah : "Nak, kamu tidak boleh nonton film yang begini!"
Anak : "Kok nggak boleh? Emangnya kenapa?"
Ayah : "Karena film ini untuk orang dewasa."
Anak : "Ayah curang! Kalau begitu besok ayah jangan nonton film Teletubbies lagi!"
 
Lebih bandel
Di suatu sore seseorang ayah dan anak laki lakinya sedang menikmati pisang goreng tiba sang anak berkata "kenapa rambut ayah ada ubannya"
Sang ayah pun menjawab "setiap kali kamu bandel rambut ayah tumbuh uban"
Sang anak pun menjawab lagi "berarti ayah lebih bandel dari saya,sebab kakek lebih banyak ubannya dari pada ayah”

__________

Apa bedanya pemurung dengan pemulung ?
Pemurung tidak pernah merasa gembira, sedangkan
Pemulung tidak pelnah melasa gembila

Kenapa robin jadi pembasmi kejahatan?
Soalnya dia ketemu sama batman....
kalo ketemunya sama baskin dia bakalan buka toko eskrim

Burung apa yang sayapnya satu?
Burung ngelamar kerjaan (sayap satunya megang map)

Yang kehilangan lega, yang nemu sebel. apaan ?
Kentut

Kenapa nyamuk kalau terbang pasti bunyinya nging nging dikuping ?
Sebab nyamuk menghisap darah coba kalau menghisap "solar " pasti bunyinya
bremmmmmmm......bremmmmmm...bremmmmmm..bremmmmmmmm

Lampu apa yang kalau dipecahin keluar orang?
Lampu tetangga. coba ente pecahin, kan keluar orangnya

Tempe apa yang menyakitkan ?
Tempeleng

Mata apa yang bisa keluar suara?
mata ente ketonjok

Bagaimana suara kucing kalo jalannya mundur?
gnooooem....

Ulet apa yang kalo gigit bisa bikin mati orang?...
ulet beras, ... nemplok di kepala kobra.... hiks...

Minyak apa yang disukai kebanyakan lelaki?
Minyaksikan pirtandingan sipak bola

Mengapa ada sepeda motor mereknya "Yamaha"?
Sebab bikinan Jepang. Kalau bikinan Arab mereknya "Ya Mahmud"

Mengapa turun dari kendaraan harus kaki kiri dulu?
Kalau kepala dulu, namanya nyungsep


Wednesday, October 11, 2006

Kenapa Harus Menikah ?

Rating:★★★★★
Category:Other
Berikut beberapa alasan mengapa harus menikah, semoga bisa memotivasi kaum muslimin untuk memeriahkan dunia dengan nikah.

1. Melengkapi agamanya

“Barang siapa menikah, maka ia telah melengkapi separuh dari agamanya. Dan hendaklah ia bertaqwa kepada Allah dalam memelihara yang separuhnya lagi. (HR. Thabrani dan Hakim).

2. Menjaga kehormatan diri

“Wahai para pemuda! Barang siapa diantara kalian berkemampuan untuk nikah, maka nikahlah, karena nikah itu lebih mudah menundukkan pandangan dan lebih membentengi farji (kemaluan). Dan barang siapa yang tidak mampu, maka hendaklah ia puasa, karena puasa itu dapat membentengi dirinya. (HSR. Ahmad, Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Nasaiy, Darimi, Ibnu Jarud dan Baihaqi).

3. Senda guraunya suami-istri bukanlah perbuatan sia-sia

“Segala sesuatu yang di dalamnya tidak mengandung dzikrullah merupakan perbuatan sia-sia, senda gurau, dan permainan, kecuali empat (perkara), yaitu senda gurau suami dengan istrinya, melatih kuda, berlatih memanah, dan mengajarkan renang.” (Buku Adab Az Zifaf Al Albani hal 245; Silsilah Al Ahadits Ash Shahihah no. 309).

4. Bersetubuh dengan istri termasuk sedekah

Pernah ada beberapa shahabat Nabi SAW berkata kepada beliau,

“Wahai Rasulullah, orang-orang kaya telah memborong pahala. Mereka bisa shalat sebagaimana kami shalat; mereka bisa berpuasa sebagaimana kami berpuasa; bahkan mereka bisa bersedekah dengan kelebihan harta mereka.”

Beliau bersabda,

“Bukankah Allah telah memberikan kepada kalian sesuatu yang bisa kalian sedekahkan? Pada tiap-tiap ucapan tasbih terdapat sedekah; (pada tiap-tiap ucapan takbir terdapat sedekah; pada tiap-tiap ucapan tahlil terdapat sedekah; pada tiap-tiap ucapan tahmid terdapat sedekah); memerintahkan perbuatan baik adalah sedekah; mencegah perbuatan munkar adalah sedekah; dan kalian bersetubuh dengan istri pun sedekah.”

Mereka bertanya,

“Wahai Rasulullah, kok bisa salah seorang dari kami melampiaskan syahwatnya akan mendapatkan pahala?”

Beliau menjawab,

“Bagaimana menurut kalian bila nafsu syahwatnya itu dia salurkan pada tempat yang haram, apakah dia akan mendapatkan dosa dengan sebab perbuatannya itu?”

Mereka menjawab, “Ya, tentu.”

Beliau bersabda,

“Demikian pula bila dia salurkan syahwatnya itu pada tempat yang halal, dia pun akan mendapatkan pahala.”
(Beliau kemudian menyebutkan beberapa hal lagi yang beliau padankan masing-masingnya dengan sebuah sedekah, lalu beliau bersabda, “Semua itu bisa digantikan cukup dengan shalat dua raka’at Dhuha.”) (Buku Adab Az Zifaf Al Albani hal 125).

5. Adanya saling nasehat-menasehati

6. Bisa mendakwahi orang yang dicintai

7. Pahala memberi contoh yang baik

“Siapa saja yang pertama memberi contoh perilaku yang baik dalam Islam, maka ia mendapatkan pahala kebaikannya dan mendapatkan pahala orang-orang yang meniru perbuatannya itu tanpa dikurangi sedikit pun. Dan barang siapa yang pertama memberi contoh perilaku jelek dalam Islam, maka ia mendapatkan dosa kejahatan itu dan mendapatkan dosa orang yang meniru perbuatannya tanpa dikurangi sedikit pun.” (HR. Muslim, Buku Riyadush Shalihin Bab Orang yang pertama kali melakukan kebaikan atau kejahatan.)

Bagaimana menurut Anda bila ada seorang kepala keluarga yang memberi contoh perbuatan yang baik bagi keluarganya dan ditiru oleh istri dan anak-anaknya? Demikian juga sebaliknya bila seorang kepala keluarga memberi contoh yang jelek bagi keluarganya?

8. Seorang suami memberikan nafkah, makan, minum, dan pakaian kepada istrinya dan keluarganya akan terhitung sedekah yang paling utama. Dan akan diganti oleh Allah, ini janji Allah.

Dari Abu Hurairah r.a., ia berkata: Rasulullah SAW, bersabda: “Satu dinar yang kamu nafkahkan di jalan Allah, satu dinar yang kamu nafkahkan untuk memerdekakan budak, satu dinar yang kamu berikan kepada orang miskin dan satu dinar yang kamu nafkahkan kepada keluargamu, maka yang paling besar pahalanya yaitu satu dinar yang kamu nafkahkan kepada keluargamu.” (HR Muslim, Buku Riyadush Shalihin Bab Memberi nafkah terhadap keluarga).

Dari Abu Abdullah (Abu Abdurrahman) Tsauban bin Bujdud., ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Dinar yang paling utama adalah dinar yang dinafkahkan seseorang kepada keluarganya, dinar yang dinafkahkan untuk kendaraan di jalan Allah, dan dinar yang dinafkahkan untuk membantu teman seperjuangan di jalan Allah.” (HR. Muslim, Buku Riyadush Shalihin Bab Memberi nafkah terhadap keluarga).

Seorang suami lebih utama menafkahkan hartanya kepada keluarganya daripada kepada yang lain karena beberapa alasan, diantaranya adalah nafkahnya kepada keluarganya adalah kewajiban dia, dan nafkah itu akan menimbulkan kecintaan kepadanya.

Muawiyah bin Haidah RA., pernah bertanya kepada Rasulullah SAW: ‘Wahai Rasulullah, apa hak istri terhadap salah seorang di antara kami?” Beliau menjawab dengan bersabda, “Berilah makan bila kamu makan dan berilah pakaian bila kamu berpakaian. Janganlah kamu menjelekkan wajahnya, janganlah kamu memukulnya, dan janganlah kamu memisahkannya kecuali di dalam rumah. Bagaimana kamu akan berbuat begitu terhadapnya, sementara sebagian dari kamu telah bergaul dengan mereka, kecuali kalau hal itu telah dihalalkan terhadap mereka.” (Adab Az Zifaf Syaikh Albani hal 249).

Dari Sa’ad bin Abi Waqqash RA., dalam hadits yang panjang yang kami tulis pada bab niat, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda kepadanya: “Sesungguhnya apa saja yang kamu nafkahkan dengan maksud kamu mencari keridhaan Allah, niscaya kamu akan diberi pahala sampai apa saja yang kamu sediakan untuk istrimu.” (HR. Bukhari dan Muslim, Buku Riyadush Shalihin Bab Memberi nafkah terhadap keluarga)

Dari Abdullah bin Amr bin ‘Ash ra., ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Seseorang cukup dianggap berdosa apabila ia menyianyiaka orang yang harus diberi belanja.” (HR. Bukhari dan Muslim, Buku Riyadush Shalihin Bab Memberi nafkah terhadap keluarga).

Dan akan diganti oleh Allah, ini janji Allah

“Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan maka Allah akan menggantinya.” (Saba’: 39).

Dari Abu Hurairah RA, ia berkata: Nabi SAW bersabda: “Setiap pagi ada dua malaikat yang datang kepada seseorang, yang satu berdoa: “Ya Allah, berikanlah ganti kepada orang yang menafkahkan hartanya.” Dan yang lain berdoa: “Ya Allah, binasakanlah harta orang yang kikir.” (HR. Bukhari dan Muslim, Buku Riyadush Shalihin Bab Memberi nafkah terhadap keluarga).

9. Seorang pria yang menikahi janda yang mempunyai anak, berarti ikut memelihara anak yatim

Janji Allah berupa pertolongan-Nya bagi mereka yang menikah.

1. Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (Pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. (An Nur: 32)

2. "Ada tiga golongan manusia yang berhak Allah tolong mereka, yaitu seorang mujahid fi sabilillah, seorang hamba yang menebus dirinya supaya merdeka dan seorang yang menikah karena ingin memelihara kehormatannya." (HR. Ahmad 2: 251, Nasaiy, Tirmidzi, Ibnu Majah hadits no. 2518, dan Hakim 2: 160)